KOMITMEN BUMN DAN UMKM UNTUK BANGKITKAN EKONOMI INDONESIA!

KOMITMEN BUMN DAN UMKM UNTUK BANGKITKAN EKONOMI INDONESIA!

BUMN atau Badan Usaha Milik Negara dan juga UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) merupakan dua sektor yang memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia selama ini. UMKM bahkan tercatat pernah menyelamatkan dan membangkitkan ekonomi Indonesia di tahun 1998 saat terjadinya krisis moneter.

UMKM saat ini sudah berjumlah 64 juta unit usaha, 99% dari total unit usaha yang ada di Indonesia (termasuk jenis usaha besar). UMKM juga telah sanggup menyerap lapangan pekerjaan sebesar 116 juta jiwa. Angka ini cukup mencengangkan, karena 116 juta jiwa merupakan 97% lapangan pekerjaan yang tersedia saat ini di Indonesia.

Belum lagi UMKM Indonesia telah memberikan kontribusi yang begitu besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Di tahun lalu, PDB Indonesia berjumlah kurang lebih Rp14ribu trilliun dan 60% atau sebesar kurang lebih Rp8 ribu trilliun disumbangkan oleh UMKM di seluruh Indonesia.

Pengertian tentang UMKM sebenarnya sudah dijelaskan secara gamblang dan jelas dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. Pada Undang-Undang tersebut disebutkan bahwa UMKM adalah perusahaan kecil yang dimiliki dan dikelola oleh seseorang atau dimiliki oleh sekelompok kecil orang dengan jumlah kekayaan dan pendapatan tertentu.

Undang-Undang juga menjelaskan tentang kriteria UMKM dan usaha besar, yang dibagi berdasarkan aset dan omset. Usaha mikro memiliki kriteria aset maksimal Rp50 juta dan omset maksimal Rp300 juta. Usaha kecil memiliki kriteria aset lebih dari Rp50 juta dan maksimal Rp500 juta, sedangkan omset lebih dari Rp300 juta dan maksimal Rp2,5 milliar. Usaha menengah memiliki kriteria aset lebih dari Rp500 juta dan maksimal Rp10 milliar, sedangkan omsetnya lebih dari Rp2,5 milliar dan maksimal Rp50 milliar. Jika lebih dari usaha menengah maka masuk ke kategori usaha besar.

BUMN sendiri juga telah memberikan keuntungan besar bagi Indonesia. Selama ini, sebagian dari mereka telah berhasil mengakomodir berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia walaupun harus melalui kritikan serta sorotan yang tajam. BUMN pantas mendapatkan apresiasi karena masih berhasil menjalankan tugasnya dengan cukup baik.

Lalu di tahun 2020 ini, pemerintah menciptakan sebuah ekosistem yang menimbulkan sinergi antara UMKM dan BUMN. Ekosistem digital ini diberi nama Pasar Digital UMKM. Pasar Digital UMKM menjadi tempat pengadaan barang dan jasa BUMN kepada UMKM.

PaDi UMKM menjadi sebuah tempat platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN, sehingga memberi ruang dan peluang bagi UMKM untuk mendapatkan transaksi dari BUMN serta kesempatan dalam memperoleh pembiayaan dari BUMN.

Banyak sekali keuntungan yang diberikan BUMN dengan hadirnya PaDi UMKM. Berikut adalah keuntungan yang diperoleh oleh BUMN:

  1. Penggunaan biaya pembelanjaan dari masing-masing BUMN menjadi lebih terperinci dan lebih aman karena seluruh proses transaksi dilakukan secara online dan seluruh pembiayaan dilakukan dengan non-tunai.
  2. PaDi UMKM juga memudahkan dan mempercepat proses transaksi belanja barang dan jasa BUMN karena tidak perlu dilakukan dengan cara bertatap muka.

Silahkan lakukan transaksi pengadaan barang dan jasa BUMN di PaDi UMKM sekarang juga!